Kesehatan Ibu dan Anak-Kesehatan Reproduksi (KIA-KR)

Epidemiologi Lapangan (EL)

Tujuan Pendidikan
Menghasilkan ahli epidemiologi setingkat master yang mempunyai pengalaman lapangan sehingga siap bekerja secara mandiri sebagai intelejen penyakit untuk menyediakan informasi dan saran epidemiologik bagi para pengambil keputusan dan kebijakan berbasis bukti untuk meningkatkan keamanan kesehatan global (global health security)Kompetensi Lulusan
Setelah menyelesaikan studi, secara khusus para lulusan Minat Epidemiologi Lapangan diharapkan mampu:

  1. Melakukan analisis data surveilans kesehatan dan membuat ringkasan
  2. Merancang, melaksanakan dan menilai sistem surveilans kesehatan masyarakat
  3. Melakukan investigasi suatu kejadian luar biasa atau suatu kejadian yang berpotensi menjadi masalah kesehatan yang memerlukan respon tepat waktu;
  4. Merancang, mengembangkan protocol studi epidemiologi menggunakan prinsip dan metode epidemiologi analitik dan melakukannya termasuk mendapatkan ijin dari komisi etik;
  5. Melakukan komunikasi melalui presentasi oral maupun poster di kegiatan-kegiatan ilmiah seperti konferensi, seminar, workshop atau pertemuan;
  6. Melakukan komunikasi ilmiah tertulis melalui penulisan manuskrip (naskah publikasi) untuk jurnal peer review.

 

Metode Pendidikan

  1. Sistem Satuan Kredit Semester (SKS) yang digunakan sesuai degnan ketentuan Dikti dan juga diakui oleh ECTS (European Credit Transfer and Accumulation System)
  2. Mahasiswa menyelesaikan 50 SKS. Mahasiswa mengikuti proses kegiatan akademik selama 36 jam per SKS, yang terbagi dalam masing-masing 12 jam tatap muka, kegiatan terjadwal dan kegiatan mandiri. Jumlah tatap muka suatu mata kuliah tergantung kepada beban kredit. Lama satu kali pertemuan untuk 1 SKS adalah 50 menit.
  3. Kegiatan magang selama minimal 68 minggu, dan melakukan tugas akademik dibawah pengarahan pembimbing lapangan. Institusi kesehatan tempat magang diantaranya adalah dinas kesehatan baik provinsi ataupun kabupaten dan BBTKL.
  4. Kegiatan belajar mengajar difokuskan pada peningkatan kemampuan mahasiswa dalam bidang keilmuan dan penelitian, manajerial dan ketrampilan praktis di lapangan.
  5. Keseimbangan antara kemampuan akademik dan ketrampilan di lapangan dicapai dengan metode pendidikan berupa:
    • Perkuliahan tentang konsep-konsep dan metodologi epidemiologi
    • Latihan dan diskusi kasus
    • Belajar mandiri
    • Studi kepustakaan
    • Praktek di lapangan
    • Seminar dan lokakarya

 

Kurikulum
Mata kuliah wajib minat – kuliah/tutorial/responsi

1. Surveilans Kesehatan Masyarakat 1
2. Investigasi Kejadian Luar Biasa 1
3. Perencanaan dan Evaluasi 1
4. Prinsip-prinsip Pengendalian Penyakit
5. Epidemiologi 2 (Desain studi epidemiologi observasional)
6. Biostatistik 2 (Lanjutan)
7. Komunikasi dan Advokasi

Mata kuliah wajib minat – riset operasional

1. Surveilans Kesehatan Masyarakat 2
2. Investigasi Kejadian Luar Biasa 2
3. Perencanaan dan Evaluasi 2
4. Epidemiologi 3 : Operational Research in Epi

Mata kuliah pilihan

1. Epidemiologi 4: Epidemiologi dan Pengendalian Penyakit Menular di Negara            .            Berkembang
2. Skrining Kesehatan Masyarakat
3. Manajemen Data

Magister Manajemen Rumah Sakit (MMR)

Kebijakan Pembiayaan dan manajemen Asuransi Kesehatan (KPMAK)

Sistem Informasi Manajemen Kesehatan (SIMKES)

Kebijakan dan Manajemen Pelayanan Kesehatan (KMPK)

Perilaku dan Promosi Kesehatan (PPK)

Kesehatan Lingkungan (KESLING)

Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3)

Gizi dan Kesehatan (GK)

International Health (IH)