Info lebih lanjut

Auditorium Fakultas Kedokteran

Yogyakarta, ID

May 17, 2017 – May 18, 2017

Abstrak buka hingga 24 April 2017 30 April 2017

Theme: Learning from local initiatives in public health policy and actions

Pengantar

Sejak otonomi daerah dilaksanakan di Indonesia, Dinas Kesehatan kabupaten/kota dan provinsi di seluruh pelosok tanah air telah mencoba mengembangkan dan melaksanakan layanan public health yang sesuai dengan kondisi di daerah masing-masing. Simposium public health ini memberi kesempatan bagi peneliti, praktisi di dinas dan fasilitas kesehatan, aktivis lembaga swadaya masyarakat, dan mahasiswa public health untuk berbagi  dalam bentuk paper dan poster terkait paparan, analisis, refleksi, debat, dan riset mereka tentang program-program public health di lapangan. Simposium ini memberi kesempatan kepada peserta untuk menunjukkan keunggulan dari praktik public health di daerah, sekaligus refleksi mengapa sebagian dari program-program itu tidak seperti yang kita harapkan.

Peserta:

  • Peneliti di universitas. lembaga penelitian, dan lembaga swadaya masyarakat kesehatan.
  • Mahasiswa S2 dan S3 Kesmas (MPH dan sejenisnya) yang berasal dari daerah-daerah yang sedang banyak inovasi dalam public health atau yang masih banyak kebutuhan yang belum menjadi prioritas program public health. Mahasiswa pasca sarjana kedokteran tropis, pendidikan kedokteran, keperawatan, dan ilmu kesehatan sejenis.
  • Residen di program spesialis dan konsultan obstetri dan ginekologi (obstetri sosial), pediatri sosial, kesehatan jiwa masyarakat, dan bidan social medicine
  • Praktisi public health di dinas kesehatan dan kementerian kesehatan yang mempunyai pengalaman dengan program-program unggulan
  • Mahasiswa pasca sarjana di UGM dapat menggunakan simposium ini untuk syarat publikasi nasional sebelum mereka lulus (daftar jurnal di bawah).
  • Mahasiswa S1 kedokteran dan kesehatan masyarakat yang mulai meniti di bidang public health

 

Jenis Presentasi Oral dan Poster
  • Riset original
  • Case report, deskripsi keunggulan program dari sisi implementasi dan konteksnya
  • Policy analysis paper, menelaah mengapa sebuah program dibuat, berhasil, atau gagal
  • Policy brief, menguraikan argumen kebijakan dan implementasi untuk pembuat keputusan di daerah dan pelaksana di dinas kesehatan
  • Debat, analisis kebijakan yang mempertanyakan mengapa tidak mengambil program yang alternatif, yang dipandang lebih baik.
  • Public health action, menguraikan rencana operasional program public health yang anda pandang bisa lebih efektif, efisiesn atau keduanya.
Tema:
  1. Epidemiology of communicable and non-communicable diseases
  2. Environmental health
  3. Health promotion
  4. Health care and hospital management
  5. Health policy and politics
  6. Human resources for health
  7. Maternal and child health
  8. Occupational health and safety
  9. Population health
  10. Primary health care and social determinants of health
  11. Public health nutrition
  12. Public health ethics
  13. Health insurance and universal health coverage
  14. Public health informatics
  15. Logistic management

 

Program

17 Mei 2017

9-12: Public Health Practices related to Maternal and Child Issues in Asean Countries

  1. Prof Ova Emilia PhD (Universitas Gadjah Mada)
  2. Prof Bui Thi Thu Ha (Hanoi Public Health University)
  3. Prof Laksono Trisnantoro (Universitas Gadjah Mada)

13-15: Local Public Health Practices Experiences

  1. Jakarta (Dr Kusmedi, Kepala Dinas Kesehatan DKI)
  2. Defriman Djafri, MKM., Ph.D (Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Andalas)
  3. Dr Adi Sasongko MA (Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Indonesia)

 

18 Mei 2017

Panel of abstract presentation and discussions (Pembahas dari UI, UGM, Unhas, Unand)

Paper yang diterima dapat dimuat di salah satu jurnal UGM: Berita Kedokteran Masyarakat, Jurnal Gizi Klinik Indonesia (Seksi Public Health Nutrition), Jurnal Manajemen dan Pelayanan Kesehatan, Jurnal Kebijakan Kesehatan Indonesia, Jurnal of Information System for Public Health, Jurnal Kesehatan Reproduksi, Jurnal Pendidikan Kedokteran Indonesia

 

Registrasi:

Umum: Rp 500 ribu

Mahasiswa S1, S2, S3 – Rp 250 ribu

Kirim ke Bank BNI nomor 9888 8071 0411 0003 atas nama UGM FKU S2 IKM

Contact Person:

Antini (antini@ugm.ac.id)

Ratna Sary (rsary@ugm.ac.id)